




![]() | Hari ini | 140 |
![]() | Kemarin | 227 |
![]() | Minggu Ini | 367 |
![]() | Bulan Ini | 1579 |
![]() | Total | 41305 |
Terima Kasih Atas Kunjungannya. Silahkan Mengunjungi Kami Lagi.
JURNAL
- 0
- 1
- 2
- 3
- 4
![]() Selasa, 31 Agustus 2010 KRONOLOGIS MOGOK KERJA BURUH DAN AKSI MASSA MASYARAKAT KEC. KOTARIH VS PT. SRI RAHAYU AGUNG9 Mei 2010 Buruh melalui ketua SPSI, Suryanto, mengajukan Surat Tuntutan tentang : Bonus anak sekolah buruh yang sudah tidak diberikan sejak lima tahun silam memberikan catu beras tepat waktu mempekerjakan warga sekitar sebagai pekerja/ buruh di PT SRA mendaftarkan buruh sebagai peserta jamsostek ke kantor kebun PT. SRA di kotarih dan diterima oleh J. Simanjuntak (Personalia Umum). Surat tuntutan tersebut juga ditembuskan ke Disnaker Sergei, DPRD Sergei, Polres, B... [selengkapnya] |
![]() Jumat, 27 Agustus 2010 POLRES SERDANG BEDAGAI “PENJARAKAN” 9 ORANG BHL PT.SRABuntut dari mogok kerja dan aksi unjuk rasa menuntut hak-haknya, 9 orang Buruh Harian Lepas (BHL) atau Buruh PT. Sri Rahayu Agung (SRA) harus “menginap” sementara di Tahanan Polres Serdang Bedagai dengan tuduhan telah melakukan Tindak Pidana : “ Barang siapa dimuka umum dengan lisan menghasut supaya melakukan sesuatu perbuatan dan dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang dan dengan sengaja membakar yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang ” sebagaimana dimaksud dalam Pasal ... [selengkapnya] |
![]() Sabtu, 31 Juli 2010 DINAMIKA PERBURUHAN INDONESIA JANUARI-JUNI 2010*Pengantar Situasi ekonomi Indonesia pada 2010 diperkirakan tidak akan jauh berbeda dengan tahun 2009. Sektor industri manufaktur masih tetap menjadi sektor yang mengalami tekanan pasca krisis ekonomi global. Saat ini kondisi buruh di Indonesia semakin tidak terlindungi. Permasalahan hak-hak normatif buruh yang tidak dipenuhi, PHK sepihak, ancaman kebebasan berserikat masih tetap menjadi isu dalam dinamika perburuhan sepanjang Januari-Juni 2010. Frekuensi Dan Kuantitas Massa Aksi buruh dengan ... [selengkapnya] |
![]() Selasa, 13 Juli 2010 BURUH KEBUN PT SRA MOGOK KERJA MENUNTUT BONUSRatusan Buruh perkebunan PT Sri Rahayu Agung (SRA) melakukan mogok kerja. Buruh menuntut perusahaan agar memberikan bonus keuntungan perusahaan. Selama lima (5) tahun terakhir perusahaan tidak pernah memberikan bonus kepada buruh. Sementara pada umumnya di perusahaan-perusahaan lainnya di Sumut bonus selalu diberikan setiap tahunnya. Pemogokan mulai dilakukan oleh buruh sejak tanggal 5 Juli 2010 lalu di lokasi kantor perkebunan Kotarih – Kabupaten Serdang Bedagai. Sampai saat ini (13/07) pemog... [selengkapnya] |
![]() Senin, 12 Juli 2010 ANCAK MANDIRI : CARA HALUS MEMERAS KERINGAT BURUHPerusahaan perkebunan selalu memiliki cara-cara dalam rangka meraup keuntungan maksimal dengan pengeluaran minimal. Salah satu cara yang digunakan perusahaan perkebunan kepala sawit untuk menggenjot produksi (keuntungan) tapi dengan biaya yang minimal adalah sistem Ancak Mandiri. Sistem Ancak Mandiri ini diterapkan di PT Indah Pontjan, salah satu perusahaan perkebunan yang terletak di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Dengan sistem ini, seorang buruh pemane... [selengkapnya] |
Karyawan PTPN II Tolak Swastanisasi
LANGKAT-Ribuan karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II yang bertugas di rayon tengah di bawah Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) menolak adanya swastanisasi terhadap karyawan saat berada di bawah naungan PT LNK.
Sikap karyawan ini disampaikan Sekretaris SPBUN PTPN II rayon tengah Joko Muliadi kepada wartawan koran ini, Selasa (23/11), usai mengikuti rapat dengan pihak mengemen PT LNK di Operasing room, Kebun Gula Gohor Lama.
Menurut Joko, sikap yang mereka ambil ini terkait kesepakatan KSO antara PTPN II dengan PT LNK yang sudah berlangsung selama lima bulan terakhir. “Kita minta kepada pihak mengemen PT LNK untuk tidak menswastanisasikan karyawan PTPN II, jika nantinya kesepakatan KSO sudah dilaksanakan oleh PTPN II dengan PT LNK,”kata Joko.
Ketidak inginan swastanisasi karyawan tersebut, kata dia, karena adanya isu perubahan status karyawan PTPN II menjadi karyawan kontrak saat bernaung di bawah PT LNK.
Hal inilah yang ingin dihindari oleh ribuan karyawan PTPN II rayon tengah. “Kita berharap, status karyawan PTPN II tetap seperti biasa, tidak di swastakan,”pinta Joko mewakili ribuan wartawan.
Selain menolak swastanisasi karyawan, Joka juga meminta kepada menegemen baik dari PT LNK maupun PTPN II untuk menjelaskan isi kesepakatan KSO yang sampai saat ini mereka belum tahu isi perjanjian tersebut.
Menager PT LNK kebun Gohor Lama, Izam Syahputra ketika dihubungi enggan berkomentar soal hasil pertemuan pihaknya dengan karyawan.“Maaf ya, soal itu langsung tanyakan saja kepada pihak direksi PT LNK,” katanya. (Sumut Pos,25/11)














