Kelembagaan
Profil KPSSEJARAH SINGKAT KPS Kelompok Pelita Sejahtera (KPS) adalah sebuah Organisasi Non Pemerintah (Ornop atau NGO) yang pada tanggal 8 April 1992 resmi berbadan hukum "Yayasan" (disingkat sebagai YKPS), dibangun oleh para aktivis pergerakan mahasiswa/i yang berpusat di kampus Universitas HKBP Nommensen, Medan. Pada tahun 1986, menamakan dirinya sebagai Kelompok Studi Analisa Perkotaan (KSAP). Kepedulian awal berdirinya KPS adalah bahwa konsep pembangunan dan industrialisasi yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi justru menjadikan rakyat sebagai korban. Sebagai "vocatio dei" KPS mengangkat 3 isu keprihatinan utama bagaimana berjuang bersama buruh yang tereksploitasi dan tertindas, rakyat korban penggusuran tanah untuk kepentingan industri, dan pencemaran lingkungan hidup. Pada tahun 1990-an terjadi perluasan kawasan industrialisasi khususnya manufaktur dari Jakarta ke Medan, maka permasalahan pelanggaran hak-hak normatif dan hidup buruh semakin mendesak untuk ditangani. Dalam menjalankan misinya, KPS melakukan pengorganisasian, pendidikan dan advokasi dalam rangka menyadarkan rakyat (buruh) melalui pendampingan dan pendidikan kritis agar buruh berani bicara dan memperjuangkan hak-haknya. Buruh mulai sadar akan pentingnya organisasi sebagai alat perjuangan dengan membentuk kelompok belajar dan forum buruh yaitu Forum Aspirasi Kaum Buruh (FAKB). Hasilnya,dibawah rezim diktator orde baru, kaum buruh dengan berani memperjuangkan hak-haknya lewat demonstrasi baik ditingkat pabrik maupun secara bersama-sama. Sepanjang tahun 1990 s/d 1994, perjuangan buruh meningkat baik lewat mogok ditingkat pabrik maupun secara bersama-sama,yang memuncak pada demonstrasi buruh besar-besaran (50.000 buruh) pada "Gerakan Buruh 14 April 1994" yang merupakan gerakan buruh terbesar di zaman diktator orde baru. Buruh menuntut kenaikan upah, kebebasan berserikat dan tunjangan hari raya. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|




